Bunga Rampai Radikalisme dan Kebangsaan Kelompok keagamaan dalam Perspektif Pendidikan
Akhir-akhir ini, istilah radikal yang kemudian dikaitkan dengan Islam menjadi topik yang hangat dibicarakan, bahkan telah diramalkan oleh Gus Dur dan Ulil Abshar Abdalla (dalam Rubaidi, 2011:2) bahwa kelompok ini akan menggeser posisi kelompok Islam mainstream.
Hal itu karena banyak peristiwa kekerasan yang melibatkan umat Islam. Berdasarkan catatan Pusponegoro (2004:100) ada 99 kali peristiwa pengeboman yang terjadi di Indonesia antara tahun 1997 hingga tahun 2002. Tahuntahun berikutnya masih diwarnai peristiwa yang sama. Sebut saja misalnya Bom Bali I yang menewaskan 202 warga sipil (Hiarief, 2010:137) dan Bom Bali II, Bom JW Marriot dan Ritz Calton, bom di Kedutaan Australia Jakarta, Bom Natal, dan peristiwa-peristiwa bom skala kecil lainnya. Bahkan, masih ada beberapa bom yang tidak jadi meledak atau berhasil dijinakkan.
Dalam laporan media, peristiwa-peristiwa tersebut dikaitkan dengan umat Islam sebagai salah satu upaya jihad memerangi hegemoni negara-negara Barat yang dianggap sebagai representasi kaum kafir. Itulah beberapa bukti maraknya kekerasan terkait agama. Lebih menyedihkan lagi, radikalisme juga telah masuk ke dalam dunia pendidikan, bukan hanya ke dalam lembaga pendidikan nonformal tetapi juga ke dalam lembaga pendidikan formal (Wahid [ed.], 2009: 202-213).
Hal itu karena banyak peristiwa kekerasan yang melibatkan umat Islam. Berdasarkan catatan Pusponegoro (2004:100) ada 99 kali peristiwa pengeboman yang terjadi di Indonesia antara tahun 1997 hingga tahun 2002. Tahuntahun berikutnya masih diwarnai peristiwa yang sama. Sebut saja misalnya Bom Bali I yang menewaskan 202 warga sipil (Hiarief, 2010:137) dan Bom Bali II, Bom JW Marriot dan Ritz Calton, bom di Kedutaan Australia Jakarta, Bom Natal, dan peristiwa-peristiwa bom skala kecil lainnya. Bahkan, masih ada beberapa bom yang tidak jadi meledak atau berhasil dijinakkan.
Dalam laporan media, peristiwa-peristiwa tersebut dikaitkan dengan umat Islam sebagai salah satu upaya jihad memerangi hegemoni negara-negara Barat yang dianggap sebagai representasi kaum kafir. Itulah beberapa bukti maraknya kekerasan terkait agama. Lebih menyedihkan lagi, radikalisme juga telah masuk ke dalam dunia pendidikan, bukan hanya ke dalam lembaga pendidikan nonformal tetapi juga ke dalam lembaga pendidikan formal (Wahid [ed.], 2009: 202-213).
Ketersediaan
#
RAK (10 B1)
U 371.4 Sit r
2026019
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- U 371.4 Sit r
- Penerbit
- Yogyakarta : CV. Arti Bumi Intaran, 2016
- Deskripsi Fisik
- xii, 366 hlm., 16 x 24 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-7731-69-1
- Klasifikasi
- U 371.4
- Subjek
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah