Kehidupan dan Pelayanan Keagamaan pada Masyarakat Pesisir/Nelayan di Indonesia Bagian Barat
Buku ini menyajikan hasil penelitian para peneliti bidang kehidupan keagamaan Balai Litbang Agama Jakarta tentang "Kehidupan dan Pelayanan Keagamaan pada Masyarakat Pesisir/Nelayan di Indonesia Bagian Barat. Pada dasarnya, pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas merupakan salah satu titik poin dari misi Kementerian Agama sebagaimana yang tertuang dalam
Rencana Strategis Tahun 2015-2019. Dalam mengemban tugas dan fungsi pembangunan bidang agama tersebut, maka Kementerian Agama merumuskan berbagai sasaran strategis program pelayanan keagamaan kepada masyarakat, ditandai dengan meningkatnya Indeks Layanan Keagamaan pada masing-masing agama yang mencakup komponen: sarana dan prasarana ibadah, penyuluh agama, kitab suci, dan lembaga sosial keagamaan; meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan KUA; serta Meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan jaminan, perlindungan, dan pengawasan produk halal. Dalam kerangka itu, maka Kementerian Agama memiliki barganing position yang begitu strategis dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, lahir-batin. Artinya, Kementerian Agama tidak saja menyentuh sarana kesejahteraan materiil semata, tetapi juga menyediakan prasarana pembinaan mental-spiritual masyarakatmelalui program penyediaan penyuluh agama yang secara khusus diberi bertugas untuk melaksanakan bimbingan atau penyuluh agama dan pembangunan kepada masyarakat melalui bahasa agama. Oleh karena itu, penyuluh agama memiliki peran yang sangat penting, sebagai pemberi informasi dan edukasi, konsultan masalah-masalah keagamaan, dan advokasi terhadap masalah hukum keagamaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Dalam posisinya itu, maka penyuluh agama bagaikan mulut, mata, dan telinga dari Kementerian Agama untuk melihat pemetaan kondisi dan Renyataan di masyarakat, tempat di mana ia bertugas dengan berbagai macam gejala dan permasalahan yang terjadi untuk dilaporkan kepada berbagai stakeholders, sekaligus sebagai motivator terhadap cara pandang perubahan dan pembaruan pemikiran keagamaan sebagai penggerak pembinaan mental-spiritual masyarakat. Serta Pelayanan kehidupan keagamaan bagi masyarakat pesisir atau nelayan yang menjadi concern utama dalam kajian para peneliti bidang kehidupan keagamaan Balai Litbang Agama Jakarta ini menyadarkan kita bahwa betapa pentingnya hadirnya negara menyediakan berbagai fasilitas terhadap ketersediaan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Semoga kehadiran buku ini dapat memberikan informasi penting bagi para stakeholders dalam mengambil kebijakan serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan kehidupan keagamaan, khususnya pada masyarakat pesisir/nelayan.
Rencana Strategis Tahun 2015-2019. Dalam mengemban tugas dan fungsi pembangunan bidang agama tersebut, maka Kementerian Agama merumuskan berbagai sasaran strategis program pelayanan keagamaan kepada masyarakat, ditandai dengan meningkatnya Indeks Layanan Keagamaan pada masing-masing agama yang mencakup komponen: sarana dan prasarana ibadah, penyuluh agama, kitab suci, dan lembaga sosial keagamaan; meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan KUA; serta Meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan jaminan, perlindungan, dan pengawasan produk halal. Dalam kerangka itu, maka Kementerian Agama memiliki barganing position yang begitu strategis dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, lahir-batin. Artinya, Kementerian Agama tidak saja menyentuh sarana kesejahteraan materiil semata, tetapi juga menyediakan prasarana pembinaan mental-spiritual masyarakatmelalui program penyediaan penyuluh agama yang secara khusus diberi bertugas untuk melaksanakan bimbingan atau penyuluh agama dan pembangunan kepada masyarakat melalui bahasa agama. Oleh karena itu, penyuluh agama memiliki peran yang sangat penting, sebagai pemberi informasi dan edukasi, konsultan masalah-masalah keagamaan, dan advokasi terhadap masalah hukum keagamaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Dalam posisinya itu, maka penyuluh agama bagaikan mulut, mata, dan telinga dari Kementerian Agama untuk melihat pemetaan kondisi dan Renyataan di masyarakat, tempat di mana ia bertugas dengan berbagai macam gejala dan permasalahan yang terjadi untuk dilaporkan kepada berbagai stakeholders, sekaligus sebagai motivator terhadap cara pandang perubahan dan pembaruan pemikiran keagamaan sebagai penggerak pembinaan mental-spiritual masyarakat. Serta Pelayanan kehidupan keagamaan bagi masyarakat pesisir atau nelayan yang menjadi concern utama dalam kajian para peneliti bidang kehidupan keagamaan Balai Litbang Agama Jakarta ini menyadarkan kita bahwa betapa pentingnya hadirnya negara menyediakan berbagai fasilitas terhadap ketersediaan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Semoga kehadiran buku ini dapat memberikan informasi penting bagi para stakeholders dalam mengambil kebijakan serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan kehidupan keagamaan, khususnya pada masyarakat pesisir/nelayan.
Ketersediaan
#
RAK (RAK 10 A2)
U 297.56 Ism k c1
2025614
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- U 297.56 Ism k c1
- Penerbit
- Jakarta : Kementerian Agama RI Balai Litbang dan Pengembangan Agama Jakarta, 2017, 2017
- Deskripsi Fisik
- viii, 388 hlm. ; 23 x 15 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-6831-23-1
- Klasifikasi
- U 297.56 Ism k c1
- Subjek
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah