Babad Pajang : Membuka Tabir Jejak Sejarah Yang Terabaikan
Buku sejarah dilahirkan untuk menghadirkan masa lalu agar menjadi memori kolektif generasi di hari ini. Juga untuk menghadirkan rasa bangga atau ''sense of pride'' terhadap kejayaan para leluhur kita yang dengan mereka kita semua hadir di masa kini.rnSetelah kebutuhan makan dan minum, manusia sesungguhnya membutuhkan cerita atau kisah. Sebuah cerita adalah intrumen untuk menyatukan manusia. Selama manusia Indonesia meyakini cerita tentang masa lalunya, selama itu pula manusia Indonesia akan bersatu dan menghargai setiap jengkal tanah kelahirannya. Kehebatan manusia adalah dalam kemampuannya menciptakan cerita-cerita. Cerita-cerita itulah yang mendorong kreatifitas peradaban, mengikat persatuan, meyakini konsensus dan menghimpun ilmu pengetahuan.
Ketersediaan
#
RAK (RAK 10 A3)
U 959.8 Ana b
2025786
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- U 959.8 Ana b
- Penerbit
- Jakarta : Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian, 2020
- Deskripsi Fisik
- xxii, 321 hlm., 21 x14,5 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-0821-48-1
- Klasifikasi
- U 959.8 Ana b
- Subjek
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah