Modal Sosial Sebagai Strategi Pengembangan Madrasah
Organisasi pendidikan merupakan suatu sistem yang terbuka. karenanya Madrasah harus selalu mengadakan kontak hubungan dengan lingkungannya yang disebut sebagal suprasistem. Kontak hubungan ini dibutuhkan untuk menjaga agar sistem atau lembaga tidak mudah punah atau mati. Hanya sistem terbuka yang memiliki negentropy, yakni suatu usaha yang terus menerus untuk menghalangi kemungkinan terjadinya entropy atau kepunahan. Madrasah yang tidak punya nama balk di masyarakat dan akhirnya mati adalah madrasah yang tidak mampu membuat hubungan baik dengan masyarakat pendukungnya. Sebaliknya madrasah yang mampu mengadakan hubungan dengan masyarakatnya akan mampu bertahan.
Dengan demikian nampak jelas bahwa Madrasah bukanlah badan yang berdiri sendiri, melainkan ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Pendidikan madrasah sebagai suatu sistem terbuka yang harus senantiasa mengadakan kerjasama dengan lingkungan masyarakatnya, dan masyarakat harus menyadari akan arti pentingnya pendidikan madrasah sebagai modal utama dalam membangun dan memajukan bangsa yang di dalamnya termasuk masyarakat.
Sebagai lembaga yang befungsi sebagai sistem terbuka dalam agen pembaharuan terhadap masyarakatnya, Madrasah selalu mengikutsertakan masyarakat agar lebih efektif. Karenanya setiap aktivitas pendidikan yang bersifat inovatif sepatutnya dikomunikasikan terlebih dahulu kepada warga masyarakat.
Dengan demikian nampak jelas bahwa Madrasah bukanlah badan yang berdiri sendiri, melainkan ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Pendidikan madrasah sebagai suatu sistem terbuka yang harus senantiasa mengadakan kerjasama dengan lingkungan masyarakatnya, dan masyarakat harus menyadari akan arti pentingnya pendidikan madrasah sebagai modal utama dalam membangun dan memajukan bangsa yang di dalamnya termasuk masyarakat.
Sebagai lembaga yang befungsi sebagai sistem terbuka dalam agen pembaharuan terhadap masyarakatnya, Madrasah selalu mengikutsertakan masyarakat agar lebih efektif. Karenanya setiap aktivitas pendidikan yang bersifat inovatif sepatutnya dikomunikasikan terlebih dahulu kepada warga masyarakat.
Ketersediaan
#
RAK (10 A3)
U 297.332 Rah m
2025845
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- U 297.332 Rah m
- Penerbit
- Surakarta : Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2009
- Deskripsi Fisik
- xxvi, 313 hlm.; 21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-979-797-265-3
- Klasifikasi
- U 297.332 Rah m
- Subjek
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah